Consumer Industry & Trade Markets

IPO GMF Oversubscribed 2,6 Kali

Penawaran umum perdana (IPO) saham Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 2,6 kali dalam penawaran umum 2-4 Oktober 2017. Perseroan diestimasi mendapatkan dana Rp 1,13 triliun dari aksi korporasi tersebut.

Iwan Joeniarto, Direktur Utama GMF, mengatakan kelebihan permintaan dalam penawaran umum saham GMF menunjukkan besarnya animo publik. “Kami yakin, penawaran saham ini akan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan untuk para investor dan mewujudkan visi GMF menjadi Top 10 MRO di dunia,” kata Iwan. IPO akan mendorong rencana ekspansi dan meningkatkan pendapatan perseroan di masa depan.

Perseroan melepas 2,82 miliar saham atau 10% saham dalam penawaran umum tersebut. Jumlah saham yang dilepas dalam IPO GMF ini lebih rendah dibandingkan rencana sebelumnya sebanyak 20%. GMF menawarkan harga saham IPO sebesar Rp 400 per saham.

Arif Faisal, VP Corporate Secretary GMF, mengatakan GMF juga melakukan sosialisasi kepada karyawan mengenai Employee Stock Allocation (ESA) dan Management Employee Stock Option Plan (MESOP) dalam GMF Investment Week 2017. Kedua program tersebut memberi kesempatan kepada karyawan untuk memiliki saham perusahaan. GMF akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 10 Oktober 2017. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment

Follow Us

Indexes