Industry & Trade Markets

ESSA Rencanakan Stock Split

Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), perusahaan pengolahan dan distribusi gas, berencana memecah harga sahamnya (stock split) dengan rasio 1:10. Aksi korporasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Prakash Bumb, VP Finance ESSA, mengatakan harga saham perusahaan saat ini dinilai sudah cukup tinggi. “Pada waktu IPO 2012, harga saham kami Rp 610. Harga saham ESSA sempat mencapai Rp 3.600 dan saat ini di level Rp 2.000,” kata Prakash.

Pada penutupan perdagangan Senin (9/10), harga saham ESSA naik 2,4% menjadi Rp 1.900.  Volume transaksi saham ESSA mencapai 14.700 saham dengan nilai transaksi hanya Rp 27,79 juta.

Stock split akan menambah jumlah saham beredar dan membuat harga saham perseroan lebih menarik bagi investor sehingga transaksi saham ESSA diharapkan lebih aktif. Perseroan akan melaksanakan stock split pada November 2017. Aksi korporasi ini sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (9/10).

Follow Us

Indexes