Consumer Industry & Trade Markets

KIOS Targetkan Pendapatan Rp 500 Miliar

Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menargetkan pendapatan sebesar Rp 500 miliar pada akhir 2017. Tuntasnya akuisisi terhadap Narindo Solusi Komunikasi (Narindo) akan menjadi motor pertumbuhan pendapatan perseroan.

Jasin Halim, Direktur Utama KIOS, mengatakan Narindo yang merupakan perusahaan agregator e-voucher dan layanan digital lainnya akan memperkuat bisnis KIOS yang dilakukan melalui 19.000 mitra. “Dengan akuisisi Narindo, KIOS menjaga bisnis perusahaan sejak dari hulu sehingga kami harapkan dapat mengamankan bottom line KIOS,” kata Jasin.

Bernard Martian, CEO Narindo, mengatakan KIOS akan membantu perusahaan mendistribusikan berbagai layanan digital sehingga perseroan memiliki skala bisnis yang lebih besar. Narindo akan mendorong pertumbuhan layanan-layanan digital di luar penyediaan e-voucher pulsa untuk mendiversifikasi layanan yang disediakan melalui platform digital KIOS.

KIOS merupakan perusahaan e-commerce dengan platform online to offline (O2O) yang bermitra dengan pemilik warung kelontong untuk menyentuh masyarakat yang belum tersentuh layanan digital. Mitra menjadi agen KIOS yang menjadi point of payment (POP) untuk berbagai pembayaran, penjualan voucher pulsa hingga belanja online. Akhir tahun ini, perseroan menargetkan dapat memiliki 30.000 mitra, tumbuh 58% dibandingkan posisi saat ini.

Pada penutupan perdagangan Kamis (12/10), harga saham KIOS naik 24,77% menjadi Rp 1.360. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment