Finance Markets

BBKP Suntik Modal BSB Rp 100 Miliar

Bank Bukopin Tbk (BBKP) menyuntik tambahan modal kepada anak usahanya, Bank Syariah Bukopin (BSB), senilai Rp 100 miliar. Penambahan modal tersebut dilaksanakan melalui penerbitan 2 miliar saham seri C dengan nilai nominal Rp 50 per saham.

Glen Glenardi, Direktur Utama BBKP, mengatakan injeksi modal di BSB digunakan untuk memperkuat permodalan bank syariah tersebut sesuai dengan rencana pengembangan usaha dalam beberapa tahun ke depan. “Tambahan modal ini akan mendukung rencana ekspansi bisnis BSB melalui pembiayaan dengan target market di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah,” kata Glen.

Dana tersebut juga akan digunakan untuk investasi di bidang teknologi informasi dan jaringan kantor BSB, serta memperkuat sumber daya manusia. Selain itu, rights issue ini merupakan bagian dari penyelesaian program penyehatan BSB pada 2017-2020. Sebelum transaksi, modal BSB mencapai Rp 850,37 miliar sedangkan pasca transaksi akan mencapai Rp 950,37 miliar.

Sebelum penambahan modal dilakukan, BBKP merupakan pemegang saham pengendali BSB dengan kepemilikan sebesar 90,67%. Pemegang saham BSB lainnya adalah Bakrie Capital Indonesia 2,55%, Mega Capital Indonesia 2,55%, Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan) 2,55%, Mitra Usaha Sarana 0,58, dan pemegang saham individu 1,1%.

Pasca transaksi, porsi saham BBKP akan naik menjadi 91,86%, Bakrie Capital 2,23%, Mega Capital 2,23%, BPJS Ketenagakerjaan 2,23%, Mitra Usaha 0,51%, dan pemegang saham individu 0,94%. (*)

Follow Us

Indexes