Finance Markets

BBTN Raup Laba Bersih Rp 2 Triliun

Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) meraup laba bersih Rp 2 triliun pada kuartal III 2017, naik 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan laba bersih perseroan didorong oleh pendapatan bunga bersih (net interest income) yang naik 16,95% year-on-year (yoy) menjadi Rp 6,54 triliun.

Maryono, Direktur Utama BBTN, mengatakan penyaluran kredit perseroan hingga kuartal III 2017 tumbuh 19,95% menjadi Rp 184,5 triliun. Angka pertumbuhan kredit ini di atas rerata pertumbuhan kredit industri perbankan yang sebesar 8,3% yoy per Agustus 2017.

Kredit perumahan yang berkontribusi 90,61% dari total kredit perusahaan tercatat naik 19,32% menjadi Rp 167,16 triliun. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi mencatat pertumbuhan tertinggi di segmen ini, yakni sebesar 30,78% menjadi Rp 68,34 triliun. Perseroan menguasai pangsa pasar KPR subsidi sebesar 96,69% sedangkan untuk KPR secara keseluruhan, pangsa pasar BBTN adalah 35,62%.

Kredit konstruksi dan KPR non-subsidi juga meningkat, masing-masing sebesar 17,87% dan 12,59% yoy. Pada kuartal III 2017, kredit non-perumahan BBTN meningkat 26,44% menjadi Rp 17,33 triliun.

“Pertumbuhan kredit dan pembiayaan BBTN meningkatkan total aset perseroan sebesar 17,56% yoy menjadi Rp 231,93 triliun,” kata Maryono. Di sisi lain, rasio non performing loan (NPL) gross BBTN turun 53 bps menjadi 3,07% sedangkan NPL nett turun 34 bps menjadi 2,06%. (*)