Industry & Trade Infrastructure Markets

WSBP Naikkan Target Pendapatan Jadi Rp 7,9 Triliun

Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menaikkan target pendapatan tahun ini sebesar Rp 200 miliar menjadi Rp 7,9 triliun. Target laba bersih juga ditingkatkan Rp 100 miliar menjadi Rp 1,21 triliun.

Jarot Subana, Direktur Utama WSBP, mengatakan kenaikan target kinerja dilakukan karena pencapaian perseroan hingga kuartal III 2017 sangat baik. Perseroan membukukan pendapatan Rp 5,01 triliun, melejit 63,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih WSBP juga meningkat 64,2% menjadi Rp 825 miliar.

Realisasi pendapatan dan laba bersih WSBP hingga kuartal III 2017 masing-masing mencapai 63,4% dan 68,2% dari target 2017. “Pencapaian ini salah satunya dikontribusikan oleh percepatan pengerjaan beberapa proyek, terutama di tol Trans-Jawa,” kata Jarot.

WSBP ditargetkan untuk menyelesaikan ruas tol Pejagan–Pemalang, Pemalang–Batang, dan Batang–Semarang pada pertengahan 2018, lebih cepat dibandingkan proyeksi semula pada akhir 2018.

Per September 2017, WSBP membukukan nilai kontrak baru Rp 8,44 triliun. Kontrak baru tersebut antara lain berasal dari proyek tol Cibitung–Cilincing, tol Bekasi–Cawang– Kampung Melayu (Becakayu) Seksi II, serta Tol Cinere–Serpong.

“WSBP akan mendapatkan percepatan koleksi piutang melalui pembayaran parsial untuk proyek tol Becakayu pada pertengahan November-Desember 2017 sebesar Rp 1,8 triliun,” kata Jarot. Selain itu, ada perubahan skema pembayaran dari turnkey menjadi non-turnkey di beberapa proyek seperti LRT Palembang, Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, dan beberapa ruas tol Trans-Jawa. Hal ini akan memperkuat kas perseroan. (*)