Consumer Markets Property

Anak Usaha PLIN Gugat Cinemaxx

Plaza Lifestyle Prima (PLP), anak usaha Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN), menggugat PT Cinemaxx Global Pasifik atas tindakan wanprestasi perjanjian sewa-menyewa. Cinemaxx memiliki kewajiban kepada PLP sebesar Rp 48,29 miliar yang belum diselesaikan.

Arnes Lukman, Direktur Utama PLP, mengatakan Cinemaxx telah lalai membayar tunggakan tagihan dan kewajiban lainnya yang diatur dalam perjanjian sewa-menyewa yang disepati bersama pada 16 Juli 2014. Berdasarkan perjanjian tersebut, Cinemaxx beroperasi di FX Sudirman sejak 17 September 2014 dengan jangka waktu sewa 10 tahun. Perjanjian sewa akan berakhir pada 14 September 2024. Namun, Cinemaxx berhenti beroperasi pada 10 Juli 2017.

PLP telah beberapa kali memberikan peringatan, teguran, maupun somasi tertulis kepada Cinemaxx tetapi tidak mendapatkan tanggapan. Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Negeri Tangerang yang merupakan daerah domisili Cinemaxx.

Pada perdagangan Rabu (25/10), harga saham PLIN melejit 22,81% menjadi Rp 4.900. (*)