Consumer Industry & Trade Markets

PAG Capital dan Maybank Jadi Anchor Investor MCash

Penawaran umum perdana saham M Cash Integrasi (MCI) menarik minat sejumlah investor institusi dari Hong Kong (China), Malaysia, Singapura, Australia, dan Amerika Serikat (AS) untuk menjadi anchor investor. Beberapa di antara investor tersebut adalah PAG Capital dan Maybank Asset Management.

“Ada PAG Capital dari Hong Kong, Maybank Asset, beberapa lainnya tidak bisa saya sebutkan namanya. Dari Indonesia juga puluhan yang masuk,” kata Suryandi Jahja, Direktur MCI. Perseroan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) 9,3 kali dalam bookbuilding yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Perseroan menargetkan memperoleh dana Rp 300 miliar dengan melepas 216 juta saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga saham IPO MCI adalah Rp 1.385.

MCI akan menjadi perusahaan start-up kedua yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS). Perseroan ingin menjadi perusahaan distribusi digital terbesar di Indonesia dengan mobile kiosk yang ditempatkan di jaringan gerai ritel, seperti Carrefour, Hypermart, Hero, Ranch Market, dan lain-lain.

Perseroan menargetkan 1.000 mobile kiosk pada akhir tahun ini dan 4.000 mobile kiosk pada 2018. Perseroan menyiapkan belanja modal Rp 40 miliar-Rp 45 miliar untuk ekspansi kios digital tersebut.

Pendapatan MCI pada akhir tahun ini diestimasi mencapai Rp 893 miliar dengan laba bersih Rp 6,8 miliar. MCI akan mencatatkan sahamnya di BEI pada 1 November 2017. (*)