Consumer Infrastructure Markets

TLKM Kantongi Pendapatan Rp 97 Triliun

Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengantongi pendapatan Rp 97 triliun hingga kuartal III 2017, naik 12,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Segmen bisnis data, internet, dan IT service menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perseroan.

Harry M Zen, Direktur Keuangan TLKM, mengatakan segmen data, internet, dan IT service menyumbang pendapatan sebesar Rp 42,45 triliun atau 43,76% dari total pendapatan perusahaan. Pendapatan cellular voice dan sms mencapai Rp 38,68 triliun atau 39,87%. Segmen fixed line voice membukukan pendapatan Rp 5,42 triliun interkoneksi dan network Rp 3,72 triliun, sedangkan pendapatan layanan telekomunikasi lainnya mencapai Rp 6,72 triliun.

“Sebagian besar bisnis digital TLKM memiliki kinerja yang baik pada kuartal III 2017. Ke depan, kami berharap mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bekelanjutan yang didukung peningkatan penggunaan data dan internet,” kata Harry.

Di sisi lain, beban perseroan naik 9,8% menjadi Rp 61,4 triliun karena kenaikan beban operasional dan pemeliharaan jaringan. Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp 50 triliun, tumbuh 12,8% dibandingkan kuartal III 2016. Laba bersih TLKM juga meningkat 21,7% menjadi Rp 17,92 triliun.

Pada perdagangan Kamis (26/10), harga saham TLKM naik 1,71% menjadi Rp 4.160. (*)