Consumer Markets

Penjualan SIDO Capai Rp 1,86 Triliun

Penjualan Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk (SIDO) hingga September 2017 turun 1,79% menjadi Rp 1,86 triliun. Meski demikian, perseroan masih mencatatkan kenaikan laba bersih 8,08% menjadi Rp 380,38 miliar.

Menurut laporan keuangan SIDO, penjualan jamu herbal dan suplemen hingga kuartal III 2017 mencapai Rp 1,19 triliun, naik 7,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan makanan dan minuman turun 17,12% menjadi Rp 599,89 miliar. Adapun penjualan farmasi naik 11,54% menjadi Rp 68,53 miliar.

Samuel Sekuritas Indonesia menilai kinerja SIDO masih sesuai dengan estimasi dan konsensus analis. “Secara kuartalan pendapatan SIDO naik 7%. Capaian kinerja sektor konsumsi secara keseluruhan yang menyebabkan penurunan pendapatan secara tahunan,” kata Samuel.

Kenaikan laba bersih menunjukkan perseroan berhasil menekan beban operasional dan kenaikan pada pendapatan usaha lainnya. Samuel merekomendasikan BUY saham SIDO dengan target harga Rp 550. (*)