Industry & Trade Markets

AKRA Cetak Laba Bersih Rp 1,02 Triliun

AKR Corporindo Tbk (AKRA), perusahaan distributor BBM, bahan kimia, dan penyedia jasa logistik supply chain di Indonesia, membukukan laba bersih Rp 1,02 triliun hingga September 2017, tumbuh 28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan laba perusahaan didorong oleh kenaikan harga produk-produk yang didistribusikan perseroan dan hasil divestasi saham perseroan di Pelabuhan Guigang, China.

Suresh Vembu, Direktur Keuangan AKRA, mengatakan perseroan mencatat penjualan konsolidasi sebesar Rp 13,43 triliun, meningkat 22,65% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi dari penjualan BBM mencapai Rp 8,96 triliun, naik 21% dibandingkan kuartal III 2017. Pendapatan dari perdagangan kimia dasar tumbuh 33% menjadi Rp 3,22 triliun. Perseroan juga membukukan pendapatan dari kawasan industri sebesar Rp 401 miliar.

Sementara itu, divestasi saham perseroan di Pelabuhan Guigang, China kepada Beibu Gulf Port Co Ltd menghasilkan laba sebesar Rp 311,7 miliar. “AKRA mengubah portofolio aset dan investasi untuk mencapai struktur modal yang kuat,” kata Haryanto Adikoesoemo, Presiden Direktur AKRA. Hasil divestasi saham di Pelabuhan Guigang dan arus kas operasi akan meningkatkan kemampuan AKRA untuk mendanai pertumbuhan di segmen perdagangan dan industri, kawasan industri, infrastruktur, serta utilitas.

Pada perdagangan Senin (30/10), harga saham AKRA turun 4,61% menjadi Rp 7.250. (*)