Consumer Markets

INDF Catatkan Penjualan Rp 53,12 Triliun

Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan penjualan konsolidasi neto sebesar Rp 53,12 triliun per September 2017, naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Produk konsumen bermerek memberikan kontribusi terbesar, yakni 50% atau Rp 26,56 triliun terhadap pendapatan perusahaan.

Bogasari memberikan kontribusi 22% terhadap penjualan INDF atau Rp 11,69 triliun. Divisi agribisnis menyumbang 20% atau Rp 10,62 triliun dari penjualan perusahaan. Adapun divisi distribusi memberikan kontribusi 8% atau Rp 4,25 triliun.

“Pada triwulan III 2017, kondisi pasar secara umum belum mengalami banyak perubahan. Permintaan atas produk fast moving consumer goods masih lemah sementara tingkat persaingan semakin ketat,” kata Anthoni Salim, Direktur Utama dan CEO INDF.

Perseroan membukukan kenaikan laba usaha 14,6% menjadi Rp 6,8 triliun. Sementara itu, laba bersih perseroan hanya naik 1,2% menjadi Rp 3,28 triliun. Margin laba bersih INDF turun 30 bps menjadi 6,2%.

Pada pembukaan perdagangan Selasa (31/10), harga saham INDF naik 1,5% menjadi Rp 8.275. (*)