Consumer Markets

Penawaran Saham MCAS Oversubscribed 10,69 Kali

Penawaran saham M Cash Integrasi Tbk (MCAS), perusahaan distribusi digital, mengalami kelebihan permintaan 10,69 kali. Investor lokal mendapatkan alokasi sebesar 62,3% sedangkan investor asing sebesar 37,7%.

Octavianus Budiyanto, Direktur Utama Kresna Sekuritas, penjamin emisi IPO MCAS, mengatakan penawaran saham MCAS juga menarik investor institusi lokal maupun asing dari Hong Kong, Australia, Amerika Serikat (AS), dan Singapura. “Anchor investor MCAS, antara lain PAG Capital dan Maybank Asset Management,” kata Octavianus. Dalam pooling untuk investor ritel, kelebihan permintaan mencapai 69,5 kali.

Perseroan melepas 216,98 juta saham atau 25% dari modal disetor dan ditempatkan setelah IPO. Perseroan mendapatkan dana Rp 300 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Michael Steven, Komisaris MCAS, mengatakan perseroan tidak menerapkan lock up period untuk investor institusi. Namun, investor institusi yang menjadi investor perusahaan rata-rata merupakan investor jangka menengah hingga jangka panjang.

MCAS mengembangkan kios digital yang mampu mengeluarkan berbagai jenis kartu fisik, termasuk mobile SIM dan e-money. Selain itu, mesin MCAS juga menjual voucher, transaksi e-commerce, dan point of payment perbankan maupun multifinance.

Perseroan optimistis terhadap prospek pertumbuhan bisnis distribusi digital di Indonesia dengan potensi pasar yang luas. “Ada perusahaan serupa di Thailand, Fort Smart Service Company Ltd, yang memiliki market cap USD 400 juta-USD 500 juta. Sekarang market cap MCAS perkiraannya USD 100 juta, potensi pertumbuhannya besar,” kata Michael.

Pasca IPO, MCAS menargetkan akan menambah jumlah kios digitalnya dari 1.000 kios pada akhir 2017 menjadi 4.000 kios pada 2018. Angka ini akan tumbuh 2,5 kali lipat menjadi 10.000 kios pada 2019. (*)