Infrastructure Markets

PTPP Siapkan Belanja Modal Rp 21 Triliun di 2018

Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) menyiapkan belanja modal (capex) Rp 21 triliun pada 2018. Nilai belanja modal ini meningkat dua kali lipat dibandingkan capex 2017 sebesar Rp 10 triliun.

Agus Purbianto, Direktur Keuangan PTPP, mengatakan dalam lima tahun ke depan perseroan membutuhkan belanja modal dalam jumlah besar antara Rp 21 triliun-Rp 25 triliun per tahun. Dana tersebut dibutuhkan untuk membiayai investasi pada anak-anak perusahaan dan pengembangan bisnis. Untuk belanja modal 2018, perseroan menyiapkan dana kas internal maupun opsi pendanaan eksternal, seperti penerbitan obligasi berkelanjutan, pinjaman bank maupun opsi lainnya.

“Kebutuhan investasi dalam lima tahun ke depan besar. Kami akan lakukan step loan atau menggandeng investor yang memiliki kemampuan financing untuk menjaga jangan sampai itu mengganggu neraca,” kata Agus. Perseroan berencana berinvestasi pada sejumlah proyek, antara lain jalan tol, membangun proyek pembangkit listrik maupun mengakuisisi independent power producer (IPP), dan lain-lain.

Nugroho Agung Sanyoto, Sekretaris Perusahaan PTPP, mengatakan hingga September 2017 realisasi belanja modal perseroan mencapaii Rp 3,48 triliun atau 35% dari target. Perseroan optimistis rencana belanja modal sebesar Rp 10 triliun akan terserap karena ada beberapa proyek besar yang digarap PTPP dan anak-anak usahanya, antara lain proyek infrastruktur, Bandara Kulonprogo, proyek properti PP Properti Tbk (PPRO) dan PP Presisi, serta proyek gedung hasil kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. (*)