Consumer Industry & Trade Markets

ASII Raih Laba Bersih Rp 14,18 Triliun

Astra International Tbk (ASII) meraih laba bersih Rp 14,18 triliun hingga September 2017, meningkat 26% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan laba bersih perseroan ditopang oleh penguatan harga komoditas dan membaiknya kinerja PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Prijono Sugiarto, Presiden Direktur ASII, mengatakan perseroan membukukan pendapatan Rp 150,22 triliun per 30 September 2017, naik 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Segmen otomotif ASII mencatat peningkatan pangsa pasar di kendaraan roda empat maupun roda dua, masing-masing menjadi 55% dan 75%. Kontribusi laba bersih dari segmen otomotif mencapai Rp 6,58 triliun atau 46% dari laba bersih perseroan.

Perbaikan harga komoditas mendorong kinerja segmen alat berat dan pertambangan sehingga berkontribusi Rp 3,4 triliun atau 24% terhadap laba bersih perseroan. Pertumbuhan laba bersih di segmen alat berat dan pertambangan mencapai 80% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di segmen jasa keuangan, ASII mencatat kontribusi laba bersih Rp 2,95 triliun atau 20,8%.

“Prospek kinerja hingga akhir tahun ini diperkirakan tetap positif karena penguatan harga komoditas terus berlanjut,” kata Prijono. Meski demikian, ada tantangan dari peningkatan kompetisi di pasar mobil serta bertambahnya provisi kredit pada beberapa aktivitas grup jasa keuangan.

ASII mencatat laba bersih per saham sebesar Rp 350, naik 26% dibandingkan September 2016 sebesar Rp 279. Pada perdagangan Selasa (31/10), harga saham ASII stagnan di Rp 8.000. (*)