Markets Property

MMLP Bidik Dana Rights Issue Rp 1,08 Triliun

Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) membidik dana Rp 1,08 triliun dari penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan menawarkan 1,86 miliar saham baru dengan harga Rp 580 per saham.

Manajemen MMLP dalam prospektus mengatakan, perseroan akan menggunakan 62,5% atau Rp 675 miliar dari dana rights issue untuk belanja modal perseroan maupun anak-anak usahanya. Belanja modal akan dialokasikan untuk akuisisi lahan, akuisisi perusahaan, pembangunan properti logistik berikut sarana dan prasaran penunjangnya di Jakarta, Bekasi, Cikarang, dan Surabaya. Sisa dana rights issue sebesar 37,5% akan digunakan untuk modal kerja perusahaan.

Dalam aksi korporasi ini, setiap pemegang 1.000 saham lama berhak mendapatkan 325 HMETD. West Bridge Developments Limited mendapatkan kuasa dari Mega Mandiri Properti (MMP) dan pemegang saham lainnya yang tidak melaksanakan haknya untuk menjadi pembeli siaga (standby buyer) dalam rights issue MMLP.

Susunan pemegang saham MMLP per 23 Oktober 2017 adalah MMP 33,95%, Indies Special Opportunities Pte Ltd 15,36%, Bnymsanv Re Bnym Buteo Dende LLC 8,89%, Hungkang Sutedja 0,7%, Tri Ramadi 0,12%, dan masyarakat 40,98%. Pasca rights issue, komposisi pemegang saham akan menjadi MMP 25,62%, Indies Special 11,59%, Bnymsanv 6,71%, Hungkang Sutedja 0,7%, Tri Ramadi 0,12%, Masyarakat 39,89%, dan West Bridge Development 15,37%.

Jika pemegang saham publik tidak melaksanakan haknya, akan terjadi dilusi kepemilikan sebesar maksimal 24,5%. Perdagangan HMETD akan dilaksanakan pada 14-20 November 2017. (*)