Consumer Industry & Trade Markets

Nilai Divestasi Divisi Beras AISA Diestimasi Rp 2,5 Triliun

Nilai divestasi divisi beras Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) diestimasi mencapai Rp 2,5 triliun. Nilai tersebut berdasarkan nilai wajar divisi beras AISA di bawah PT Dunia Pangan sebesar Rp 3,57 triliun.

Sjambiri Lioe, Financial Coordinator AISA, mengatakan nilai wajar Dunia Pangan tersebut merupakan hasil penilaian dari konsultan penilai independen. Perseroan memiliki 70% saham di Dunia Pangan.

Calon investor Dunia Pangan adalah PT Jom Prawarsa Indonesia (JPI). Pada 2016, JPI juga membeli 78,17% saham AISA di Golden Plantation Tbk (GOLL) senilai Rp 521,43 miliar. JPI dan AISA sejatinya adalah perusahaan yang terafiliasi karena keduanya dikendalikan oleh Joko Mogoginta.

Rencana divestasi ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (2/11). Namun, perseroan juga harus mendapatkan persetujuan dari para pemegang obligasi dan kreditor dari Dunia Pangan. “Selanjutnya kami akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Obligasi dan pertemuan dengan para kreditor,” kata Joko Mogoginta, Direktur Utama AISA.

Divisi beras AISA memberikan kontribusi sekitar 50% terhadap pendapatan perusahaan. Dunia Pangan memiliki sejumlah anak usaha yang bergerak di bidang perdagangan beras, yakni Jatisari Srirejeki (JSR), Indo Beras Unggul (IBU), Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI), Tani Unggul Usaha (TUU), dan Swasembada Tani Selebes (STS).

Pada perdagangan Kamis (2/11), harga saham AISA turun 0.53% menjadi Rp 945. (*)