Finance Markets

Kapitalisasi Pasar BEI Capai Rp 6.685 Triliun

Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, menguat 1,11% menjadi Rp 6.685,25 triliun dibandingkan posisi pekan sebelumnya. Kenaikan nilai kapitalisasi pasar sejalan dengan rekor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di level 6.039,54 poin, naik 1,07% dibandingkan sepekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi saham harian tumbuh 22,44% menjadi Rp 9,54 triliun. Rata-rata volume transaksi perdagangan saham harian juga naik 9,06% menjadi 10,23 miliar unit. Adapun rerata frekuensi transaksi saham harian naik 9,21% menjadi 316.080 kali transaksi.

Investor asing masih mencatat penjualan bersih (net sell) dengan nilai Rp 4,75 triliun. Sejak awal tahun ini, nilai penjualan bersih investor asing mencapai Rp 23,13 triliun.

Pada Rabu (1/11), M Cash Integrasi Tbk (MCAS) mencatatkan sahamnya sebagai emiten ke-28 tahun ini di BEI. Sementara itu, ada empat obligasi baru yang dicatatkan pada Jumat (3/11). Obligasi Berkelanjutan III Astra Sedaya Finance Tahap IV 2017 dengan nilai emisi 1,8 triliun. Obligasi Berkelanjutan II Bank CIMB Niaga Tahap III 2017 dengan nilai emisi Rp 2 triliun. Obligasi Berkelanjutan II PLN Tahap II 2017 dan SUkuk Ijarah Berkelanjutan II PLN Tahap II 2017 dengan nilai emisi masing-masing Rp 2,54 triliun dan Rp 694,5 miliar.

Total nilai emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun ini adalah 80 emisi dari 54 emiten senilai Rp 123,56 triliun. Dengan demikian, outstanding obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 345 emisi dengan nilai nominal Rp 371,59 triliun dan USD 47,5 juta yang diterbitkan oleh 111 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI mencapai 93 seri dengan nilai nominal Rp 2.094,47 triliun dan USD 200 juta. Selain itu, terdapat 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp 8,54 triliun. (*)