Finance Markets

MREI akan Rights Issue Rp 466 Miliar

Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak 129,45 juta saham. Perseroan menetapkan harga pelaksanaan saham baru Rp 3.600 per saham sehingga total dana yang akan diraih diperkirakan mencapai Rp 466 miliar.

Manajemen MREI dalam keterbukaan informasi menyatakan, dana hasil penerbitan saham baru akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan ditempatkan pada portofolio investasi yang diperkenankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Penempatan dana tersebut akan berdampak pada penguatan tingkat solvabilitas perusahaan atau risk based capital (RBC),” ujar manajamen MREI.

Rasio pelaksanaan rights issue adalah 1:1. Perseroan menyatakan tidak ada pembeli siaga (standby buyer) dalam aksi korporasi ini. Graha Sentosa Persada sebagai pemilik 77,67 juta saham perseroan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya, yakni 25,89 juta saham senilai Rp 93,2 miliar.

Perseroan akan mendistribusikan HMETD pada 16 November 2017. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD pada 17-23 November 2017. Adapun tanggal terakhir pelaksanaan HMETD dan tanggal terakhir pembayaran saham dalam pelaksanaan HMETD adalah 27 November 2017.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, MREI mencatat total pendapatan underwriting sebesar Rp 466,55 miliar per 30 Juni 2017, naik tipis 0,22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih perseroan mencapai Rp 74,4 miliar, naik 6,24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun RBC perseroan berada di level 277,7%, naik 35,5 bps yoy. (*)