Consumer Industry & Trade Markets

AALI Siapkan Rp 100 Miliar untuk Bisnis Sapi

Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menyiapkan dana Rp 100 miliar untuk mengembangkan bisnis pembibitan dan penggemukan sapi. Perseroan menargetkan mengimpor 10.000 ekor sapi untuk menjadi pembibitan sapi terbesar di Indonesia.

Santosa, Direktur Utama AALI, mengatakan bisnis peternakan sapi yang disinergikan dengan perkebunan kelapa sawit ini berpotensi menjadi motor pendapatan perseroan di masa depan. “Kami impor sapi dari Australia untuk pembibitan (breeding) dan penggemukan (fattening),” kata Santosa.

Saat ini AALI memiliki 4.000 ekor sapi untuk pembibitan dan 4.000 ekor sapi untuk penggemukan. Perseroan akan mengimpor 2.000-2.500 ekor sapi lagi untuk pembibitan sehingga jumlahnya menjadi 6.000-6.500 ekor pada akhir 2017.

Perseroan bekerja sama dengan para ahli peternakan dan ahli genetika untuk teknologi persilangan yang menghasilkan bibit sapi unggul. “Hambatannya adalah double handling karena kebun sawit untuk peternakan sapi berada di luar Jawa sedangkan pasarnya ada di Jawa,” kata Santosa.

AALI menilai, bisnis pembibitan sapi merupakan investasi jangka panjang yang menghasilkan margin lebih tinggi dibandingkan dengan penggemukan sapi. Untuk penggemukan sapi, perseroan tidak perlu waktu lama untuk menjual sapi setelah mengimpor. Margin dari bisnis penggemukan sapi mencapai 3%-10% sedangkan dari pembibitan sapi bisa mencapai dua kali lipat jika berhasil mereplikasi jumlah sapi.

Perseroan menggarap bisnis pembibitan dan penggemukan sapi sejak akhir 2016 melalui anak usahanya, Agro Menara Rachmat. Lahan yang disiapkan mencapai 40.000 ha di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. (*)