Consumer Markets

Bisnis F&B dan Specialty Stores Topang MAPI

Kinerja Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) akan ditopang oleh lini bisnis food and beverage (F&B) serta specialty stores. Lini bisnis department stores juga diperkirakan membaik dengan ditutupnya Lotus serta Debenhams.

Hingga September 2017, perseroan membukukan pendapatan Rp 11,68 triliun, naik 13,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih perseroan mencapai Rp 248 miliar, melonjak 106,6% dibandingkan kuartal III 2016 sebesar Rp 120 miliar.

Stevanus Juanda, Analis UOB Kay Hian, mengatakan laba bersih perseroan sesuai dengan ekspektasi, yakni mencapai 73,3% dari proyeksi laba bersih 2017 sebesar Rp 339 miliar. Specialty stores mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp 134 miliar pada kuartal III 2017, meningkat 71,2% yoy. Sementara itu, laba sebelum pajak dari bisnis F&B mencapai Rp 49 miliar seiring dengan peningkatan penjualan dari gerai-gerai baru.

Bisnis department stores MAPI mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp 43 miliar pada kuartal III 2917. “MAPI menutup Lotus dan Debenhams yang kinerjanya kurang baik. Kami melihat akan ada kenaikan laba di segmen ini meskipun dalam jangka pendek ada risiko write off inventory karena penutupan gerai-gerai tersebut,” kata Stevanus dalam risetnya.

UOB Kay Hian merekomendasikan BUY saham MAPI dengan target harga Rp 7.800 berdasarkan PE 2018F sebesar 25 kali. Perseroan diproyeksikan dapat membukukan laba bersih Rp 338 miliar pada akhir tahun ini dan Rp 519 miliar pada 2018. (*)