ITMG Targetkan Kontribusi Bisnis Listrik 30%
electricity

ITMG Targetkan Kontribusi Bisnis Listrik 30%

Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menargetkan kontribusi bisnis listrik terhadap pendapatan perseroan pada 2020 akan mencapai 30%. Tahun depan, perseroan akan mengikuti sejumlah tender proyek pembangkit listrik dengan kapasitas hingga 2.000 MW untuk mencapai target tersebut.

Yulius Gozali, Direktur Keuangan ITMG, mengatakan perseroan membutuhkan pembangkit listrik dengan kapasitas 6.000-7.000 MW pada 2020 agar kontribusi bisnis listrik terhadap pendapatan mencapai 30%. “Perolehan pembangkit listrik kita tergantung tender yang dilakukan PLN,” kata Yulius.

Perseroan memperkirakan nilai investasi untuk pembangunan pembangkit berkapasitas 2.000 MW mencapai USD 2 miliar, dengan asumsi 1 MW membutuhkan investasi USD 1 juta. ITMG memiliki kas USD 402 juta per September 2017. Jika perseroan membutuhkan dana tambahan, opsi yang akan dipilih adalah penerbitan obligasi atau pinjaman bank.

Perseroan tidak berencana menambah kapasitas pembangkit listriknya melalui akuisisi independen power producer (IPP). “Lebih susah mencari pembangkit listrik yang dijual. Biasanya yang dijual itu pembangkit yang bermasalah,” kata Yulius.

Saat ini perseroan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 2×7 MW di Bontang. Perseroan juga melakukan studi kelayakan untuk membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas di bawah 100 MW dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Perseroan akan memanfaatkan bekas lahan tambang Trubaindo untuk menjadi solar farm. (*)

Leave a Reply

Close Menu