Markets Property

KIJA Tawarkan Global Bond USD 110,85 Juta

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), melalui anak usahanya Jababeka International Finance BV, akan menerbitkan obligasi global (global bond) senilai USD 110,85 juta atau Rp 1,48 triliun. Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk refinancing obligasi yang akan jatuh tempo pada 2019 dan utang perseroan kepada Standard Chartered Bank.

Manajemen KIJA mengatakan, perseroan akan memiliki likuiditas yang lebih baik pasca penerbitan obligasi ini, bunga obligasi yang harus dibayarkan lebih rendah, dan tenor pembayarannya lebih panjang. Obligasi yang akan diterbitkan di Bursa Amerika Serikat (AS) tersebut memberikan kupon 6,5% per tahun dan akan jatuh tempo 2023.

KIJA dan anak-anak perusahaannya, antara lain Grahabuana Cikarang (GBC), Indocargomas Perkasa, dan Jababeka Infrastruktur menjadi penjamin bagi Jababeka International Finance BV. Jika dibutuhkan, sisa dana hasil penerbitan obligasi itu juga bisa dipinjamkan kepada anak usaha KIJA melalui pinjaman antar perusahaan.

Transaksi ini memiliki konsekuensi berupa pembatasan bagi perusahaan untuk menyetujui utang baru dan investasi pada anak usaha yang dilarang (restricted subsidiaries). Larangan lainnya adalah larangan menerbitkan saham baru atau saham baru pada restricted subsidiaries, mengalihkan aset antar perusahaan, dan ketentuan-ketentuan lain yang ditetapkan dalam obligasi tersebut.

Transaksi ini merupakan transaksi material karena nilainya melebihi 20% dari ekuitas perusahaan per Juni 2017 sebesar Rp 5,85 triliun. Menurut penilai independen KJPP Martokoesomo, transaksi ini dinilai wajar dan tidak mengandung benturan kepentingan. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment