Infrastructure Markets

Posisi Bisnis PTPP Kuat

Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) memiliki posisi bisnis yang kuat di industri konstruksi nasional, memiliki diversifikasi sumber pendapatan, dan perlindungan arus kas di atas rata-rata. Faktor-faktor ini menjadi alasan Pefindo menegaskan peringkat idA+ untuk perseroan dan Obligasi Berkelanjutan I PP 2013-2015. Pefindo juga memberikan outlook stabil untuk PTPP.

Martin Pandiangan, Analis Pefindo, mengatakan obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan dengan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. Tanda tambah (+) menunjukkan peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh potensi meningkatnya leverage keuangan dalam jangka pendek ke menengah karena program belanja modal yang signifikan, risiko ekspansi perusahaan ke bisnis baru, dan lingkungan bisnis yang relatif fluktuatif. Perseroan memperkirakan belanja modal dalam 3 tahun ke depan rata-rata mencapai Rp 21 triliun per tahun.

“PTPP membutuhkan belanja modal lebih besar untuk investasi di sektor investasi, energi, dan pengembangan PP Urban,” kata Martin. Pembiayaan belanja modal berasal dari modal perusahaan, dana sisa PMN 2016, penjualan saham anak usaha melalui IPO, pinjaman maupun penerbitan surat berharga.

“Hal ini sudah kami perhitungkan, leverage PTPP dalam jangka pendek hingga menengah akan lebih tinggi dengan rasio debt to EBITDA 3,6 kali pada 2018-2020,” kata Martin. Rasio ini harus dijaga agar tidak melampaui 4 kali.

Peringkat PTPP dapat dinaikkan jika perseroan mampu memperkuat pangsa pasar di industri konstruksi domestik. Selain itu, perseroan harus mampu menghasilkan arus kas yang stabil dan didukung bisnis yang semakin terdiversifikasi sehingga meningkatkan profitabilitas. (*)

Follow Us

Most Viewed

Indexes