Industry & Trade Infrastructure Markets

PPRE Targetkan Kontrak Baru Rp 8 Triliun di 2018

PP Presisi TBK (PPRE), perusahaan jasa konstruksi sipil dan struktur bangunan terbesar di Indonesia, menargetkan kontrak baru Rp 7 triliun-Rp 8 triliun pada 2018. Target ini tumbuh 20,7%-37,9% dibandingkan kontrak baru tahun ini sebesar Rp 5,8 triliun.

Benny Pidakso, Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PPRE, mengatakan beberapa kontrak yang didapatkan perusahaan merupakan proyek multi years, seperti jalan tol Trans Sumatera, Pandaan-Malang, dan Solo-Kertosono yang berlangsung 2017-2019. Perseroan juga mendapatkan kontrak pengerukan batubara di Kalimantan senilai Rp 300 miliar per tahun selama 5 tahun ke depan.

“Hingga Oktober 2017, kontrak baru yang kami peroleh mencapai Rp 4,2 triliun,” kata Benny. Perseroan juga membidik proyek Bandara Kulon Progo, pembangunan taxi way dan runway T3 Bandara Soekarno-Hatta.

PPRE resmi mencatatkan sahamnya sebagai emiten baru ke-29 di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini. Perseroan mendapatkan dana segar Rp 1 triliun dari penjualan 2,35 miliar saham atau 23% dari modal disetor dan ditempatkan penuh perseroan setelah IPO. (*)

About the author

Hari Widowati

Add Comment

Click here to post a comment