ASCEND Opening Bell : 02 April 2018 – IHSG diperkirakan dibuka lebih tinggi

IHSG hari ini diperkirakan dibuka lebih tinggi seiring dengan pergerakan regional, setelah China mengumumkan tariff baru terhadap produk-produk AS.

  • DJIA menguat ↑ +1.07% ke 24,103.11
  • S&P500 menguat ↑ +1.38% ke 2,640.87
  • Nasdaq menguat ↑ +1.64% ke 7,063.44
  • Bursa-bursa Eropa ditutup mixed. DAX ↓ -0.00%, FTSE ↑ +0.17%, CAC40 ↓ -0.00%
  • Nikkei dibuka menguat ↑ +0.18% ke 21,493.84
  • Minyak WTI di pasar Nymex naik ↑ +0.45% ke US$ 65.23/ barel
  • Minyak Brent naik ↑ +0.58% ke US$ 69.74/ barel
  • Emas naik ↑ +42% ke US$ 1,332.00/oz

Wall Street ditutup rebound setelah beberapa hari ditutup melemah.

China mengumumkan tariff baru terhadap 128 produk AS sebagai tanggapan terhadap langkah Presiden Trump yang mengenakan tariff terhadap baja dan aluminium. Produk-produk AS dimaksud termasuk sisa aluminium, daging dan buah, meningkatkan potensi perang dagang yang telah dikuatirkan pasar. Menurut China, produk-produk yang dikenakan tariff baru itu memiliki nilai impor US$3 miliar di 2017.

Uang beredar tumbuh melambat pada Februari 2018, atau 8,3% (yoy) dibandingkan Januari 8,4%. Perlambatan ini dipengaruhi oleh melambatnya aktiva luar negeri bersih. Sementara itu, kredit yang disalurkan perbankan pada Februari 2018 tercatat Rp4.690,6 triliun atau tumbuh 8,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Januari 2018 yang tumbuh 7,4% (yoy).

Suku bunga kredit dan simpanan berjangka kembali turun, mencerminkan masih berlanjutnya transmisi penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia. Pada Februari 2018, rata-rata tertimbang suku bunga kredit perbankan tercatat 11,27% atau turun 5 basis poin dari bulan sebelumnya. Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan pada Februari 2018 masing-masing tercatat 5,65%, 5,97%, 6,40%, 6,56%, dan 6,73%, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 5,72%, 6,03%, 6,49%, 6,68%, dan 6,74%.

Leave a Reply

Close Menu