PADI Rights Issue 5 Miliar Saham
saham

PADI Rights Issue 5 Miliar Saham

Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) akan menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) maksimal 5 miliar saham dengan nilai nominal Rp 25. Perseroan berpotensi mendapatkan dana Rp 5 triliun-Rp 7 triliun dengan asumsi harga saham baru Rp 1.000-Rp 1.400.

Manajemen PADI dalam prospektus HMETD mengungkapkan, perseroan membutuhkan dana Rp 4,5 triliun untuk mengakuisisi Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI). Perseroan juga membutuhkan dana untuk melakukan investasi pada perusahaan lain dan menambah modal kerja perusahaan maupun anak usahanya.

“Pengambilalihan saham BMI akan dilakukan sebelum penerbitan saham baru dengan HMETD,” kata manajemen PADI. Akuisisi ini merupakan transaksi material karena nilainya melebihi 50% dari ekuitas PADI yang sebesar Rp 465,18 miliar per Juni 2017.

Perseroan ditunjuk menjadi pembeli siaga (standby buyer) dalam penambahan modal BMI melalui penerbitan 80 miliar saham baru. PADI berencana memiliki minimal 51% saham BMI melalui aksi korporasi tersebut. PADI melihat peluang akuisisi BMI untuk mengembangkan kegiatan usaha perseroan di sektor keuangan, khususnya di bidang perbankan syariah.

Rights issue PADI berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan maksimum sebesar 30,7%. Perseroan akan meminta persetujuan rights issue dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 November mendatang. Adapun pelaksanaan rights issue pada kuartal II 2018.

Pada perdagangan Senin (16/10), harga saham PADI stagnan di level Rp 1.410. (*)

Leave a Reply