Laba bersih HRTA Tumbuh 28,4%
gold

Laba bersih HRTA Tumbuh 28,4%

Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi di Indonesia, membukukan laba bersih Rp 95 miliar pada kuartal III 2017, tumbuh 28,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja perusahaan ditopang oleh penjualan wholesaler yang berkontribusi 96,69% dari total pendapatan.

Sandra Sunanto, Direktur Utama HRTA, mengatakan total pendapatan perusahaan pada kuartal III 2017 mencapai Rp 1,86 triliun. Selan penjualan wholesaler, penjualan dari toko milik sendiri berkontribusi 8,3% sedangkan kontribusi waralaba hanya 0,01%.

“Kinerja kuartal III ini sesuai dengan rencana yang tercermin dari peningkatan penjualan yang tinggi, pembukaan banyak saluran distribusi atau toko baru, dan ekspansi ke luar Jawa Barat,” kata Sandra.

Pada kuartal III 2017, HRTA membuka 5 toko emas ACC di Bandung, Jakarta, Batam, dan Banten. Toko emas ACC membidik segmen kelas menengah ke bawah. Perseroan juga bekerja sama dengan Matahari Department Store Tbk (LPPF) untuk meningkatkan daya saing, memasuki pasar baru, dan membuka saluran distribusi yang mudah diakses.

Perseroan ke depan akan fokus memperluas pasar dan mengembangkan desain perhiasan produk HRTA. Dalam tiga tahun terakhirr, pertumbuhan penjualan HRTA tumbuh 33,1% CAGR dari Rp 1,35 triliun menjadi Rp 2,19 triliun. (*)

Leave a Reply

Close Menu