PP Presisi Tawarkan 35% Saham ke Publik
konstruksi

PP Presisi Tawarkan 35% Saham ke Publik

PP Presisi, anak usaha PT PP Tbk (PTPP), akan menawarkan 4,24 miliar saham atau 35% dari modal disetor dalam penawaran umum perdana (IPO). Perseroan memperkirakan dapat memperoleh dana Rp 423,9 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Manajemen PP Presisi dalam prospektusnya menyebutkan, perseroan akan menggunakan 70% dana hasil IPO untuk kebutuhan belanja modal  perseroan. “Perseroan membutuhkan alat-alat berat dalam pekerjaan sipil, seperti excavator, bulldozer, dump truck, tandem roller, tyre roller, dan asphalt paver,” kata manajemen PP Presisi.

Perseroan juga membutuhkan alat berat untuk ready mix, seperti batching plant, stone crusher, wheel loader, silo semen, dan truck mixer. Selain itu, perseroan akan membeli alat-alat erector yang dibutuhkan dalam proses instalasi power plant dan melengkapi beberapa alat berat, seperti crawler crane dan truck crane.

“Pengembangan usaha di bidang erector sejalan dengan program 35.000 MW yang dicanangkan pemerintah. Hal ini menjadi peluang bagi PP Presisi untuk meningkatkan utilitas alat berat,” kata manajemen perseroan.

Perseroan akan menggunakan 30% dari dana IPO untuk kebutuhan modal kerja untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur yang didapatkan perseroan. Jika dana hasil IPO tidak cukup untuk memenuhi rencana tersebut, PP Presisi akan menggunakan kas internal atau pendanaan eksternal dari bank, lembaga keuangan atau sumber lainnya.

Berdasarkan laporan keuangan, PP Presisi memiliki aset sebesar Rp 3,35 triliun per Juli 2017. Perseroan mencatatkan penjualan bersih Rp 441,05 miliar per Juli 2017, meningkat 154% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih perseroan mencapai Rp 45,52 miliar, tumbuh tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perseroan akan melakukan penawaran umum pada 13-14 November 2017. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 20 November 2017. (*)

Leave a Reply

Close Menu