OJK Hentikan Kegiatan 14 Perusahaan
bitcoin

OJK Hentikan Kegiatan 14 Perusahaan

Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa izin yang dilakukan 14 perusahaan. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di bidang transaksi Bitcoin maupun crypto currency lainnya, arisan, maupun menerima dana masyarakat dengan janji imbalan fantastis.

Perusahaan-perusahaan tersebut adalah:
1. Dunia Coin Digital (DCD)
2. Indo Snapdeal
3. Questra World Indonesia
4. Investindo Amazon
5. Dinar Dirham Indonesia
6. Wujudkan Impian Bersama (WIB) atau Global Mitra Group
7. Ahmad Zulkhairi Associates LLP (Azafund)
8. Mahakarya Sejahtera Indonesia (Multi Sukses Internasional)
9. Azra Fakhri Servistama (Azrarent.com)
10. Tractoventure
11. Purwa Wacana Tertata (SPSCoin.co)
12. Komunitas Arisan Mikro Indonesia
13. Mandiri Financial
14. Seven Star International Investment

Tongam L Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi, mengatakan penghentian kegiatan usaha dilakukan karena ke-14 perusahaan tersebut tidak memiliki izin usaha penawaran produk. Mereka juga menawarkan investasi dengan janji imbal hasil yang tidak masuk akal sehingga berpotensi merugikan masyarakat.

“Satgas Waspada Investasi telah memanggil perusahaan-perusahaan tersebut dan meminta kejelasan legalitas kegiatan usaha mereka,” kata Tongam. Namun, hanya dua perusahaan yang memenuhi panggilan Satgas, yakni DCD dan WIB.

DCD bergerak di bidang pelatihan dan edukasi produk bitcoin, serta jual beli paket bitcoin. Indo Snapdeal dihentikan kegiatan penawaran paket investasi dengan imbal hasil 10%-30% per 7 hari. Harga paket investasi mulai Rp 1 juta.

Questra World menawarkan passive income 4%-7% per minggu dan active income 5%-15% per bulan. Investindo Amazon menawarkan investasi komoditas berjangka dengan imbal hasil 15%-25% per 15 hari.

Dinar Dirham Indonesia menawarkan technology etherium block chain dengan imbal hasil 8%-13% per 13 hari. WIB melakukan kegiatan member get member dengan imbal hasil 5%-15% setiap berhasis merekrut member baru.

Azafund menawarkan deposito berjangka dengan imbal hasil 30%-42% per bulan, perusahaan juga menggunakan logo OJK tanpa izin. Mahakarya Sejahtera Indonesia merupakan perusahaan pengembangan, pemasaran, dan pelayanan produk kesehatan, perawatan, dan kecantikan. Perusahaan tidak memiliki izin usaha dan berpotensi merugikan masyarakat.

Azrarent menawarkan program titipan mobil dengan jangka waktu 3 tahun. Pada saat mobil dijual, nilainya 90% untuk konsumen dan 10% untuk Azrarent. Tractoventure dihentikan kegiatan usahanya karena menawarkan penggunaan mata uang digital (crypto currency) dan menggunakan sistem multi level marketing (MLM) tanpa izin. SPSCoin memperdagangkan Bitcoin dengan janji passive income 1% per hari, referral bonus 10%, dan pairing bonus 10%.

Komunitas Arisan Mikro harus menghentikan kegiatan usahanya karena tidak memiliki izin dan berpotensi merugikan masyarakat. Mandiri Financial yang menggunakan situs investasisahammandiri.blogspot.co.id menawarkan investasi dengan imbal hasil 10%-500% per bulan. Perusahaan juga menggunakan logo OJK tanpa izin.

Seven Star juga harus menghentikan kegiatan usaha di bidang investasi dengan imbal hasil 53% per 18 bulan. Perusahaan tidak memiliki izin dan berpotensi merugikan masyarakat. Sejak Januari hingga Oktober 2017, Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan usaha 62 entitas. (*)

Leave a Reply