GMFI Bukukan Pendapatan USD 310,5 Juta
ilustrasi bandara

GMFI Bukukan Pendapatan USD 310,5 Juta

Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan pendapatan pada kuartal III 2017, tumbuh 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi pendapatan perseroan ini melampaui proyeksi yang ditetapkan sebesar USD 304,4 juta.

Iwan Joeniarto, Direktur Utama GMFI, mengatakan kinerja perusahaan ditopang oleh peningkatan volume pekerjaan engine maintenance dan component maintenance yang menjadi fokus pengembangan bisnis GMFI tahun ini. “Upaya peningkatan kapabilitas engine maintenance juga berkontribusi terhadap pencapaian target kinerja kuartal III ini,” kata Iwan.

Lini bisnis component maintenance tumbuh sebesar 25%, airframe maintenance 18%, dan engine maintenance 15%. Pendapatan GMFI hingga kuartal III 2017 mencapai 73,2% dari target sepanjang tahun ini USD 424 juta. Perseroan juga membukukan laba bersih USD 38,1 juta, naik 8,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Oktober 2017 dengan perolehan dana Rp 1,13 triliun. Sekitar 60% dana IPO akan digunakan untuk ekspansi GMFI, 25% untuk modal kerja, dan sisanya untuk refinancing. Pada 2017, dana IPO akan dialokasikan untuk pembiayaan modal kerja dan refinancing, serta sebagian belanja modal. “Pada 2018, dana IPO akan dikonsentrasikan untuk belanja modal dalam rangka pengembangan kapabilitas, kapasitas, dan inisiatif anorganik perseroan,” kata Iwan.

Pada perdagangan Senin (23/10), harga saham GMFI turun 0,58% menjadi Rp 344. (*)

Leave a Reply